Minggu, 03 Januari 2010

Fungsi Departemen Anggaran

1. Menetapkan prosedur dan formulir untuk persiapan anggaran.

2. Mengkordinasikan dan membuat asumsi-asumsi sebagai dasar anggaran (asumsi tersebut misalnya tingkat inflasi, nilai tukar dan harga migas).

3. Membantu mengkomunikasikan anggaran keseluruh bagian organisasi.

4. Menganalisis anggaran yang diajukan dan membuat rekomendasi kepada budget (budget holder) dan manajer pusat pertanggungjawaban.

5. Menganalisis kinerja anggaran yang dilaporkan, mengintepresentasikan hasil, dan menyiapkan ikhtisar laporan untuk manajer pusat pertanggungjawaban.

6. Menyiapkan pembuatan revisi anggaran jika diperlukan.

FUNGSI DATA BASE MANAGEMENT SYSTEM (DBMS)

Layanan-layanan yang sebaiknya disediakan oleh database management system adalah:

1. Penyimpanan, pengambilan, dan perubahan data
Sebuah DBMS harus menyediakan kemampuan menyimpan, mengambil, dan merubah data dalam basis data.

2. Katalog yang dapat diakses pemakai
Menyediakan sebuah catalog yang berisi deskripsi item data yang disimpan dan diakses oleh pemakai.

3. Mendukung transaksi
Menyediakan mekanisme yang akan menjamin sebuah perubahan yang berhubungan dengan transaksi yang sudah ada atau yang akan dibuat.

4. Melayani kontrol concurrency
Menyediakan mekanisme yang menjamin basis data terupdate secara benar pada saat beberapa pemakai melakukan perubahan terhadap basis data yang sama secara bersamaan.

5. Melayani recovery
Menyediakan mekanisme untuk mengembalikan basis data ke keadaan sebelum terjasinya kerusakan pada basis data tersebut.

6. Melayani autorisasi
Menyediakan mekanisme untuk menjamin bahwa hanya pemakai saja yang berwenang yang dapat mengakses basis data.

7. Mendukung komunikasi data
Sebuah DBMS harus terintegrasi dengan software komunikasi.

8. Melayani integrity
Bertujuan untuk menjamin sebuah data dalam basis data dan setiap terjadi perubahan data harus sesuai dengan aturan yang berlaku.

9. Melayani data independent
Mencakup fasilitas untuk mendukung kemandirian program dari struktur basis data yang sesungguhnya.

10. Melayani utility
Sebuah DBMS sebaiknya menyediakan kumpulan layanan utility.

Desentralisasi

Desentralisasi merupakan pengelolaan organisasi dimana para menejer tingkat menengah atau tingkatnya lebih rendah memiliki kewenangan dalam pembuatan keputusan organisasi.

• Kelebihan atau keuntungan desentralisasi
1. Dapat mengurangi birokrasi yang rumit

2. Dapat mengurangi beban kerja menejemen puncak

3. Efektif dalam membangun kemampuan sumber daya manusia

4. Memungkinkan diterapkan accountability management

5. Pendekatan dengan pihak sasaran

6. Pengetahuan local atau lapangan

7. Penerimaan dari pihak sasaran

8. Keputusan yang lebih fleksibel


• Kelemahan atau kerugian desentralisasi

1. Memerlukan tenaga kerja yang professional dalam menerima delegasi dan
tanggung jawab dari mpusat organisasi

2. Organisasi harus berani menanggung resiko jika terjadi kerugian atau salah
dalam pengambilan keputusan

3. Pola kerja mungkin tidak seragam

4. Perlu adanya komitmen dari menejemn puncak untuk melakukan delegasi

DASAR-DASAR PERPAJAKAN

• Definisi
Pajak adalah iuran rakyat kepada kas Negara berdasarkan undang-undang (yang dapat dipaksakan) dengan tiada mendapatkan jasa timbale (kontraprestasi) yang langsung dapat ditujukan dan digunakan untuk membayar pengeluaran umum.

• Fungsi Pajak
1. Fungsi Budgetair
Pajak sebagai sumber dana bagi pemerintah untuk membiayai pengeluaran-pengeluarannya.
2. Fungsi mengatur (regulered)
Pajak sebagai alat untuk melaksanakan kebijaksanaan pemerintah.

• Syarat pemungutan pajak
1. Harus adil (syarat keadilan)
2. Berdasarkan undang-undang (syarat yuridis)
3. Tidak mengganggu perekonomian (syarat ekonomis)
4. Hasrus efisien (syarat finansiil)
5. Sistem pemungutan pajak harus sederhana

• Hukum Pajak
1. Hukum pajak materiil
Memuat norma-norma yang menerangkan obyek pajak, subyek, tariff dll, missal: UU PPh
2. Hukum pajak formil
Cara melaksanakan hokum pajak materiil, missal: KUP

• Pengelompokan Pajak
1. Menurut Golongannya
a. Pajak langsung, pajak yang ditanggung sendiri oleh WP dan tidak dapat dilimpahkan kepada orang lain
b. Pajak tidak langsung, pajak yang pada akhirnya dapat dilimpahkan kepada orang lain
2. Menurut Sifatnya
a. Pajak subyektif, pajak yang berpangkal pada subyeknya. Misalnya: PPh
b. Pajak obyektif,pajak yang berpangkal pada obyeknya tanpa memperhatikan keadaan WP. Misalnya: PPN
3. Menurut Lembaga Pemungutnya
a. Pajak pusat, dipungut oleh pemerintah pusat. Contohnya: PPh, PPN, PPnBM, PBB dan Bea Materai.
b. Pajak Daerah, dipungut oleh pemerintah daerah. Contohnya: pajak kendaraan bermotor, pajak reklame, pajak hotel.

BASIS DATA

• Pengertian Basis Data
Sekumpulan data yang terintegrasi yang diorganisasi untuk memenuhi kebutuhan para pemakai didalam suatu organisasi.

• DBMS (Database Management Syistem)
Perangkat lunak yang menangani semua pengaksesan ke database.

• Sistem Basis Data
DBMS + Basis Data

• Perbedaan
1. File Manajemen Tradisional
a. Program oriented
b. Kaku
c. Kerangkapan data
2. File Manajemen Database
a. Data oriented
b. Luwes
c. Terkontrolnya kerangkapan data

• Kelemahannya
1. File Manajemen Tradisional
a. Tibulnya data rangkap dan ketidakkonsistenan
b. Data tidak dapat digunakan bersama-sama
c. Kesukaran dalam pengaksesan data
d. Tidak fleksibel
e. Data tidak standar
2. File Manajemen Database
a. Stirage yang digunakan besar
b. Dibutuhkan tenaga spesialis
c. Softwarenya mahal
d. Kerusakan pada sistem database dapat mempengaruhi departemen lain yang terkait.

Bahasa Pada Model Data Relasional

Menggunakan bahasa query pernyataan yang diajukan untuk mengambil informasi terbagi 2, yaitu:
1. Bahasa Formal
Bahasa query yang diterjemahkan dengan menggunakan symbol-simbol matematis.
Contohnya: aljabar relasional dan kalkulus relasional
a. Aljabar Relasional
Bahasa query procedural, pemakai menspesifikasikan data apa yang dibutuhkan dan bagaimana untuk mendapatkannya.
b. Kalkulus Relasional
Bahas query non-prosedural, pemakai menspesifikasikan data apa yang dibutuhkan tanpa menspesifikasikan bagaimana untuk menapatkannya. Terbagi 2:
1. Kalkulus Relasional Tupel
2. Kalkulus Relasional Domain
2. Bahasa Komersial
Bahasa query yang dirancang sendiri oleh programmer menjadi suatu program aplikasi agar pemakai lebih mudah menggunakannya (user friendly).
Contohnya:
a. QUEL
Berbasis pada bahasa kalkulus relational
b. QBE
Berbasis pada bahasa kalkulus relational
c. SQL
Berbasis pada bahasa kalkulus relational dan aljabar relational

Jumat, 01 Januari 2010